Cara Melindungi iPhone dan Macbook dari Celah Berbahaya



Apple sudah meyakinkan bahwa semua perangkatnya, baik macOS, iOS dan tvOS, terkena akibat celah ketenteraman Meltdown dan Spectre. Lantas sebagai pemakai, apa yang usahakan dilakukan?

Agar menciptakan perangkat anda aman dan terproteksi dari celahketenteraman Meltdown yang mengeksploitasi performa prosesor, dianjurkan untuk memodernisasi sistem operasi. Adapun metodenya sebagai berikut:

macOS

- Tekan ikon Apple di pojok kiri atas
- Pilih pilihan About This Mac
- Kemudian periksa versi OS yang digunakan, pastikan telah memakai macOS 13.2 atau di atasnya
- Jika belum, langsung tekan Software Update di bagian sangat bawah.

iOS

- Buka Settings
- Pilih General
- Kemudian tekan Software Update
- Pastikan anda sudah memakai iOS 11.2 atau di atasnya, andai belumkerjakan pembaruan

tvOS

- Buka Settings
- Pilih System
- Pilih Software Update
- Pastikan Apple TV menjalankan tvOS 11.2, andai belum kerjakan pembaruan yang tersedia

Selain mengerjakan update sistem operasi, Apple menganjurkan pemakaiMac dan iOS guna mengunduh software hanya dari toko aplikasinya. Pasalnya, Meltdown dan Spectre hanya dapat menyerang sesudah merekasukses menyusup ke dalam sistem melewati malware.

Untuk kerentanan Spectre sendiri memang lumayan sulit. Kendati begitu Apple menuliskan akan memodernisasi browser Safari demi mengayomi pemakai dari teknik pemerasan tertentu pada macOS, iOS, tvOS maupun watchOS.

Untuk diketahui dua buah celah ketenteraman yang riskan ditemukan di dalam sebanyak chip Intel dan ARM. Dua celah itu diberi nama Meltdown dan Spectre oleh semua peneliti keamanan.

Celah tersebut disebut dominan  ke nyaris semua perlengkapan yangdiciptakan dalam rentang 20 tahun ke belakang. Celah dimaksudmenciptakan orang lain dapat menyusup ke kenangan khusus di prosesor dengan mengeksploitasi teknik kerja prosesor yang berlangsung secara paralel. Singkatnya, celah ketenteraman ini menciptakan si penyerangdapat mencuri data apapun dalam sistem tersebut.

Namun masalah terbesar dari kedua celah ketenteraman ini tak ada pada PC rumahan ataupun perlengkapan ponsel dan tablet. Ditakutkan Meltdown dan Spectre dimanfaatkan hacker guna menyerang layanan cloud. Jika tersebut terjadi, akibat yang terjadi bakal sangatlah besar dan luas.

"Celah ketenteraman ini menciptakan satu pemakai dapat tersambung ke data kepunyaan pemakai lain. Maka dari itu, tidak sedikit perusahaan yang mengelak dari layanan kepunyaan perusahaan lain guna memproses informasi sensitif," ujar Mounir Hahad, head of threat research di Juniper Networks.

Untungnya, ketika ini sekian banyak  penyedia layanan cloud telah menyeriusi dua celah ini. AWS, Google Cloud, dan Microsoft Azure langsung menambal celah Meltdown. Sementara perwakilan Google mengklaim bila layanan cloud mereka sudah mengayomi servernya baik dari Meltdown dan Spectre.

Apple sendiri sempat diam tanpa menerbitkan pernyataan apa pun saat dua celah ketenteraman ini mulai ramai dibicarakan. Padahal sudah tidak sedikit kabar bertebaran bahwa perlengkapan Apple pun terkena akibat dari celah ini.

Pada kesudahannya Apple angkat bicara soal Meltdown dan Spectre. Mereka meyakinkan bila semua perlengkapan Mac dan iOS-nya terkena akibat dari celah tersebut.

"Semua sistem Mac dan perlengkapan iOS terpapar dampaknya, namun sampai saat ini belum terdapat exploit yang dominan  pada pemakai," tulis Apple dalam artikel blognya. Mereka telah mulai menambal celahketenteraman dengan sebanyak patch ke sistem operasi yang dibuatnya.

Cara Melindungi iPhone dan Macbook dari Celah Berbahaya