Ternyata Ini Bedanya Plester Luka Biasa dan Plester Untuk Kaki

Ternyata Ini Bedanya Plester Luka Biasa dan Plester Untuk Kaki


Semakin tinggi tingkat aktivitas memang mengharuskan seseorang untuk selalu berjalan, ada kalanya hal ini menyebabkan cedera, khususnya adalah di bagian kaki belakang. Terlalu sering menggunakan sepatu, apalagi yang kurang nyaman, akan memunculkan goresan kecil. Jika dibiarkan tentunya akan terasa sakit saat digunakan untuk berjalan. Itulah mengapa kemudian produsen mulai menciptakan produk plester pelindung kaki untuk orang dewasa. Mungkin banyak yang sudah tidak asing dengan produk yang satu ini, karena memang selain plester tangan biasa atau plester untuk luka. 

Maka diciptakan inovasi pelindung khusus untuk kaki, bentuknya mirip seperti plester luka, namun dikhususkan untuk pemakaian pada bagian kaki. Tentunya dengan berbagai macam kelebihan yang ditawarkan, yaitu: Lebih elastis, seperti yang diketahui bahwa kaki menjadi bagian tubuh yang lebih sering dipakai bergerak dibandingkan dengan yang lainnya, sehingga terkadang pemakaian plester luka biasa saja tidak cukup, membuatnya mudah sekali mengelupas ketika digunakan bergerak terlalu banyak. 

Namun jenis foot plaster ini dirancang dengan elastisitas yang tinggi sehingga kuat menempel meskipun dipakai bergerak secara terus-menerus. Tahan terhadap air, keunggulan lainnya yang juga ditawarkan oleh produk satu ini adalah dibuat dari bahan khusus yang membuatnya tetap tahan terhadap air, jadi dapat melindungi luka secara optimal meskipun nantinya kaki akan terkena air. Memiliki warna yang sama dengan kulit, takut penampilan Anda tak lagi stylish karena menggunakan plester untuk melindungi kaki ini? maka jangan khawatir. 

Karena nyatanya produk tersebut dirancang secara khusus dengan memiliki warna sama seperti kulit orang Indonesia. jadi meskipun dipakai pada kaki, tetapi tak akan terlihat menggunakan plester. Bahkan harga plester pelindung kaki orang dewasa ini juga terbilang murah meriah, Anda bisa dengan mudah membelinya di pasaran. Karena ukurannya yang terbilang kecil, maka produk satu ini juga dapat dengan mudah Anda bawa ke mana-mana. Tempelkan pada bagian kaki belakang ketika memakai sepatu yang kurang nyaman atau terlalu sesak, sehingga tak akan menyebabkan luka. 

Itulah penjelasan mengenai plester yang bisa kalian ediakan di kotak P3K agar bisa menjadi pilihan pertama saat menangani luka ringan yang kalian derita setiap saat. 



Baca selengkapnya »
Kiat Hemat Bahan Bangunan Untuk Membangun Rumah

Kiat Hemat Bahan Bangunan Untuk Membangun Rumah


Memilih material bangunan ialah faktor yang paling penting saat Anda bakal memutuskan membina rumah sendiri. Tak tidak banyak orang yang darurat menghentikan pembangunan rumahnya melulu karena mahalnya harga material-material bangunan. Tentu kita tidak hendak mengalami permasalahan yang sama. Di samping persediaan budget yang cukup, Anda pun harus pandai memilih material bangunan karena andai tidak kita juga dapat saja kecewa sebab rumah idaman kita ternyata lokasi tinggal Anda tak di bina dengan sarana dan bahan yang tidak cukup baik kualitasnya.

Material bangunan yang mahal belum tentu cocok dengan keperluan rumah Anda. Sebaliknya, material/ bahan bangunan yang murah tidak selamanya berbobot | berbobot | berkualitas buruk. Jadi ketika Anda berencana membina rumah sendiri, maka Anda mesti pandai memilih bahan/ material bangunan. Nah, sebagai berikut ada sejumlah cara menghemat bahan/ material bangunan.

1. Perhatikan musimnya dan ikuti pertumbuhan harga material/ bahan bangunan yang bakal Anda beli

Perubahan dan pertumbuhan harga suatu material/ bahan bangunan pun akan cocok dengan musim loh. Musim kemarau, misalnya, material bangunan lazimnya akan lebih mahal bila dikomparasikan dengan harga material bangunan di musim hujan. Namun andai Anda mengerjakan pembangunan lokasi tinggal di musim penghujan, ongkos pembangunan pun akan mahal sebab ongkos tenaga bakal jauh lebih mahal. Belum lagi penurunan kualitas material bangunan yang menurun dampak terkena air hujan. Yang benar, usahakan kita mulai mencicil melakukan pembelian material-material bangunan di musim penghujan dan mulai pekerjaan pembangunan lokasi tinggal di musim kemarau.

2. Beli langsung dari sumbernya

Ingin menemukan harga material bangunan yang lebih murah? Beli saja langsung pada sumbernya. Misalnya saja Anda melakukan pembelian batu bata langsung pada pengrajin batu bata di sekitar wilayah Anda. kita juga dapat menerapkan teknik ini untuk melakukan pembelian bahan-bahan bangunan lainnya laksana kayu, pasir, bambu, dsb.

3. Beli dalam jumlah yang banyak

Anda dapat membandingkan harga material bangunan yang kita beli satuan dengan material bangunan dalam jumlah yang banyak. Pastinya harganya sangat bertolak belakang jauh bukan? Sudah tentu harga material bangunan yang dibeli dalam jumlah tidak sedikit harganya bakal jauh lebih murah bila dikomparasikan dengan satuan. Selain bisa menghemat biaya, Anda pun dapat menghemat masa-masa Anda.

4. Gunakan bahan/ material bangunan pilihan atau pengganti

Hindari memilih material bangunan yang terlalu mahal. Anda dapat mengubah material itu dengan material pengganti lainnya. Misalnya kusen cor dapat Anda pilih guna menggantikan kusen kayu. Kusen cor hasilnya pun akan baik bila digarap dengan kecermatan dan kesabaran. Bahkan hasilnya dapat menjadi lebih kuat.

5. Cari kenalan yang pun sedang membina rumah

Bagi kita yang mempunyai teman atau kenalan yang baru saja selesai membina rumah, tak terdapat salahnya untuk Anda guna meminta saldo bahan bangunan bila sisa bahan bangunan itu tak dibutuhkan lagi. daripada dilemparkan atau tidak dipedulikan saja, lebih baik kita manfaatkan.
Baca selengkapnya »
Idiom Cross Your Finger dalam Bahasa Inggris

Idiom Cross Your Finger dalam Bahasa Inggris


Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa yang perlu untuk kamu kuasai. Karena, bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang akan sangat membantumu untuk berbagai hal seperti berkomunikasi dengan orang asing atau memahami berbagai hal yang bersumber dari luar negeri. Sayangnya, mempelajari bahasa Inggris tidaklah mudah karena tidak bisa dilakukan secara cepat jika kamu tidak bergabung bersama EF Adults melalui link berikut https://www.ef.co.id/englishfirst/adults/courses/

Ada berbagai hal yang perlu kamu pelajari dalam bahasa inggris. Mulai dari skill dasar seperti pengetahuan vocab dan grammar sampai yang cukup advance seperti idiom. Ya, penggunaan idiom memang tergolong advance karena berbeda dengan vocab kamu tidak bisa mengartikan idiom begitu saja secara gamblang. 

Idiom yang ada pada bahasa Inggris memiliki makna kiasan yang berbeda ketika kamu berusaha mengartikan satu demi satu kata yang ada pada idiom tersebut. Biasanya, idiom digunakan ketika kamu tengah berada pada kondisi yang informal sehingga akan membuatmu terlihat lebih mahir saat menggunakan bahasa Inggris. Di sisi lain, ada pula momen formal yang bisa kamu manfaatkan agar suasana menjadi lebih cair dengan penggunaan idiom. Namun, jangan gunakan idiom terlalu sering saat berada pada kondisi tersebut karena akan membuatmu terlihat kurang profesional. 

Salah satu idiom yang biasanya digunakan dan bisa kamu pelajari adalah Cross Your Finger. Sudah tahukah kamu arti dari idiom yang satu itu? Jika kamu berusaha mengartikannya setiap kata, maka kamu akan mendapatkan arti silangkan jarimu. Kalimat tersebut mungkin terdengar normal namun akan terlihat kurang tepat jika dipadukan dengan kalimat lainnya. Karena arti sesungguhnya dari idiom tersebut adalah tanda sebuah keberuntungan. Ya, di budaya barat menyilangkan jari merupakan tanda sebuah keberuntungan sehingga apabila kamu mendengar idiom cross your finger bukan berarti kamu diharuskan untuk menyilangkan jari begitu saja. 

Penggunaan idiom memang agak sedikit memusingkan jika kamu tidak mengerti maksudnya. Namun, kamu dapat mempelajari berbagai hal dalam bahasa Inggris dengan lebih mudah saat kamu mengikuti les bahasa Inggris di EF. Karena, EF memiliki metode belajar terbaik yang bisa mambantumu dalam menguasai bahasa Inggris secara lebih mudah. Jadi, kamu bisa menguasai bahasa Inggris lewat metode berbeda yang sangat mudah untuk dipahami. 

Baca selengkapnya »
Kenapa Menyantap Makanan Pedas Sering Bikin Ingusan

Kenapa Menyantap Makanan Pedas Sering Bikin Ingusan


Makan makanan pedas pasti menciptakan mulut panas terbakar. Bukan melulu itu, mata dan hidung pun jadi berair. Meski tidak sedang pilek, Anda barangkali harus sejumlah kali menyeka ingus yang terus terbit dari hidung. Mengapa urusan ini dapat terjadi?

Kenapa santap makanan pedas buat hidung ingusan?

Umumnya makanan pedas pasti memakai cabai dan lada. Kedua rempah ini berisi capsaicin, yakni zat yang mengakibatkan sensasi terbakar saat bersentuhan dengan jaringan tubuh, laksana di kulit, mulut, atau mata Anda. Sementara rasa pedas dari wasabi (penambah rasa pedas khas Jepang) atau mustard berasal dari allyl isothiocyanate. Nah, zat pedas pada cabai atau wasabi berikut yang menciptakan hidung kita jadi ingusan.

Capsaicin dan allyl isothiocyanate yang masuk ke mulut bisa mengiritasi selaput lendir. Awalnya lendir di buatan sesuai keperluan untuk mengayomi saluran pernapasan kita dari agen infeksi, laksana jamur, bakteri, dan virus. Namun, adanya iritasi dari capsaicin dan allyl isothiocynate memicu produksi lendir jadi lebih banyak. Kelebihan lendir berikut yang menciptakan hidung meler saat santap makanan pedas.

Lalu bagaimana mengatasinya?

Jangan khawatir, hidung meler sebab makanan pedas bertolak belakang ketika kita sedang pilek. Kondisi ini bakal membaik dengan sendirinya sampai-sampai tidak butuh obat. Anda melulu perlu meredakan rasa pedas lebih cepat, salah satunya dengan minum susu.

Susu bertolak belakang dengan air putih biasa. Susu berisi protein kasein yang dapat menghapus efek capsaicin atau allyl isothiocyanate pada mulut Anda. Sementara air putih tidak menciptakan sensasi panas cepat hilang. Alih-alih guna menghilangkan rasa pedas, Anda justeru jadi kembung.

Di samping makanan pedas, bisakah hidung ingusan sebab makanan lain?

Normalnya, hidung bakal berair saat santap makanan pedas. Namun, andai makanan yang dicicipi bukan makanan pedas dan hidung tetap berair, Anda butuh mencurigainya. Kemungkinan besar situasi tersebut diakibatkan oleh masalah medis, seperti:

Berbagai macam rhinitis, laksana rinitis gustatory, rinitis alergi, atau rinitis vasomotor. Kondisi ini mengakibatkan hidung pilek dan gatal ketika mengonsumsi makanan tertentu.

Alergi makanan tertentu seringkali menyebabkan hidung pilek, bersin, kulit gatal, dan reaksi tidak mengasyikkan lainnya setelah merasakan makanan tertentu.
Baca selengkapnya »
Konsekuensi Menggunakan Ban Besar di Sepeda Motor

Konsekuensi Menggunakan Ban Besar di Sepeda Motor


Penggunaan ban motor dengan profil dan ukuran yang lebih banyak sebenarnya sah-sah saja dilakukan. Di samping tampilan jadi lebih gambot, rasa berkendara pun makin stabil.

Saat dikendarai, rasa pede juga memuncak sebab motor agak semakin tinggi sebab ukuran ban lebih jadi lebih tinggi dan menikung juga terasa lebih nurut. 

Tapi bukannya tanpa aturan, pemakaian ban dengan ukuran yang lebih banyak ini mesti dicocokkan dengan lebar tabung suspensi dan ruang spakbor. Apabila kelewat lebar dan besar, ban dapat gasruk tentang spakbor. 

Sebagai misal kasus, kami pernah mengubah ban depan bawaan Vario 125 dari 80/90 menjadi 100/80. Dalam artian, mengubah ban naik dua nomor, dari 80 menjadi 100. 

Secara visual, jelas tampilannya jadi kian gagah. Pun dengan jarak antar tabung suspensi, masih terdapat ruang yang lumayan lebar sampai-sampai bagian sangat pinggir ban tidak bergesekan. 

Sayangnya kami luput pada jarak dan ruang bebas pergerakan si suspensi depan. Padahal dengan ban yang lebih tinggi, logikanya ruang gerak suspensi pada spakbor akan tidak banyak berkurang, bisa-bisa permukaan ban akan gampang gasruk dengan spakbor. 

Dan benar saja. Hanya saja untuk fenomena ini sebetulnya tidak begitu dialami ketika berkendara secara normal. Rasa berkendara yang bertolak belakang dirasakan saat melakukan rem mendadak. 

Ada tidak banyak sentakan dan bunyi benturan 'cletok' yang disertai dengan suara gesekan ban di lokasi spakbor depan. Namun tidak hingga mengganggu performa pengereman, dalam artian feeling-nya masih sama pengereman motor biasa.

Berdasarkan keterangan dari Juki, penggawa bengkel spesialis motor matik R59 Matic Shop, ban yang terlampau besar buat permukaannya bergesekan dengan spakbor, ketika terjadi buaian ketika mengerjakan pengereman. 

"Kan pas ngerem turun tuh (berayun), lagipula dadakan turunnya kan ke bawah banget, nah pas saat tersebut spakbor ikutan turun jadinya kena ban, sebab ban muter, kena spakbor, jadi deh ban unsur tepinya gasruk," kisah Juki.

Ketika dicek, tepian ban terdapat baret halus walau tidak terlampau terkikis. Sementara melongok ke permukaan unsur dalam spakbor depan, terdapat bekas gesekan dengan lokasi tepian ban tadi. 

Untuk pencegahan terjadinya gasruk atau gesekan yang terus menerus, terdapat dua teknik yang dapat dilakukan, yakni buat coakan pada spakbor atau ganti ban dengan ukuran yang tidak terlampau besar laksana 100/80. 

Namun guna mencoak spakbor, rasanya bakal sayang dilaksanakan karena dapat mengolah bentuknya, lagipula spakbor original bawaan pabrikan. Sementara mengubah ban, tentunya harus menyiapkan duit yang cukup.

Teringat keterangan Aldrin, empunya Rumah Ban Motor di distrik Lebak Bulus, Jakarta Selatan, usahakan ganti ban tidak boleh terlalu besar dan lebar, lumayan naik satu nomor saja telah cukup.
Baca selengkapnya »
Mitos Payudara Kendur yang Terbukti Keliru

Mitos Payudara Kendur yang Terbukti Keliru


Payudara menjadi kehormatan hati kebanyakan wanita. Namun, terdapat saja masalah seputar payudara yang buat minder. Salah satunya yang sangat umum ialah payudara kendur (ptosis). Kata orang, menyusui dan olahraga disebut-sebut dapat menyebabkan payudara mengendur. Nah, lho! Apa kata dunia medis soal ini?

Mitos yang beredar mengenai payudara kendur

1. Menyusui buat payudara kendur

Mungkin Anda tidak jarang mendengar bisik tetangga yang bilang menyusui menciptakan payudara jadi mengendur. Namun, pada prakteknya kehamilanlah yang menciptakan payudara mengendur, bukan masa menyusui.

Selama masa kehamilan, terjadi evolusi hormonal dan eskalasi berat badan guna mempersiapkan buatan ASI. Hal ini mengakibatkan ukuran payudara jadi ikut membesar.

Ukuran payudara yang membesar itu mungkin menciptakan ligamen tidak banyak meregang. Namun, situasi tersebut melulu terjadi sedangkan saja. Setelah masa menyusui selesai, payudara bakal kembali normal.

2. Bra menangkal payudara kendur

Selama ini anda berpikiran bahwa faedah utama bra ialah untuk menangkal payudara mengendur. Padahal, bra hanya bermanfaat untuk menopang dan mengusung payudara agar tampilan bentuknya lebih optimal. Memakai bra tidak akan menangkal pengenduran payudara dampak gravitasi dan usia.

Pengecualian pada ketika Anda berolahraga yang mengakibatkan payudara terus bergerak naik turun. Misalnya jogging atau lompat tali. Gerakan berulang ini bisa meregangkan otot ligamen payudara yang bermanfaat menahan lemak dan jaringan beda di dalamnya.

Namun, risiko payudara mengendur lebih dini dampak olahraga bisa Anda cegah dengan menggunakan bra olahraga alias sports bra.

3. Pengenduran payudara tidak dapat dihindari

Semakin usia meningkat tua, khususnya menjelang menopause, buatan kolagen dalam kulit semakin tidak banyak sehingga payudara Anda bakal semakin mengendur.

Payudara kendur memang menjadi salah atu tanda penuaan pada wanita. Meski begitu, bukan berarti kita tidak dapat memperlambat proses pengendurannya semenjak dini.

Studi mengindikasikan bahwa perempuan yang keunggulan berat badan dan mengisap rokok berisiko merasakan pendenguran payudara kendur lebih cepat. Di sisi lain, menjalani penurunan berat badan secara menyeluruh dalam masa-masa cepat juga dapat membuat payudara mengendur.

Jadi, usahakan konsultasi dulu pada dokter sebelum menyimpulkan berdiet dan hindari/berhenti merokok.

4. Payudara kecil tidak dapat mengendur

Ukuran payudara yang besar bakal lebih jelas tampak mengendur dikomparasikan payudara yang kecil. Namun, tersebut tidak berarti payudara kecil tidak bakal kendur sama sekali.

Payudara yang kecil tetap bakal mengendur seiring meningkatnya usia, tetapi efeknya memang tidak begitu kentara. Hal ini terjadi sebab jaringan yang tertarik ke bawah lebih tidak banyak jika dikomparasikan dengan payudara besar.
Baca selengkapnya »