Awas!. Bahaya Menyetir Tanpa Alas Kaki


Alih-alih nyaman, beberapa orang pilih tanpa ada kenakan alas kaki saat mengendarai mobil. Walau berkesan remeh, rutinitas ini nyatanya begitu tidak disarankan. 

Pelatih serta Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menerangkan mengemudi tanpa ada alas kaki malah punya potensi membuat pengendara bertambah cepat capek pada ruang kaki. 

Waktu mencapai pedal --gas, rem, atau kopling-- kaki yang yang kenakan sepatu serta tanpa ada alas kaki pasti berlainan. Tekanannya semakin lebih besar memakai sepatu daripada tidak, serta automatis akan membuat kaki gampang capek. 

“Kalau disaksikan dari mekanisme keselamatannya, pengendara yang tidak memakai alas kaki, baik itu waktu menyopir tentu kakinya cepat capek serta pegal. Ya itu, sebab ada desakan yang perlu dikeluarkan lebih,” Jusri memberikan. 

Selain itu, kekuatan `terpeleset` waktu mencapai pedal pun tambah tinggi. Ini pastinya sebab saat kenakan sepatu, permukaannya lebih kesat dibanding permukaan kaki, yang dapat berkeringat. 

Menahan Cedera 

Jusri memperingatkan, manfaat kenakan sepatu waktu berkendara yang sangat penting ialah menahan berlangsungnya cedera serius di ruang kaki. 

“Kita tidak mengharap berlangsungnya kecelakaan. Tetapi kita mengantisipasi insiden terburuk, itu adalah satu sisi dari preventif keselamatan. Contohnya, berlangsung kecelakaan atau kebakaran itu kan kaca-kaca berhamburan. Saat berhamburan serta ada di lantai, itu akan mencederai kaki-kaki kita. Ini yang perlu kita jauhi,” tukasnya.

Awas!. Bahaya Menyetir Tanpa Alas Kaki