Gambar Perspektif : Prinsip-Prinsip Menggambar Bentuk yang Harus Anda Perhatikan

Gambar-Perspektif-Prinsip-Prinsip-Menggambar-Bentuk-yang-Harus-Anda-Perhatikan

Menggambar tidak hanya dilakukan oleh anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Menggambar menjadi salah satu aktifitas untuk menyalurkan kreatifitas. Anda dapat menggambar apapun yang Anda sukai, seperti menggambar sketsa wajah, pemandangan, anime, desain baju, dan masih banyak lagi. Selain itu, Gambar perspektif banyak dijumpai dalam bentuk gambar tiga dimensi seperti gambar ruang interior. 

Pada umumnya Anda bisa menggambar sesuka hati. Tidak ada aturan yang harus diikuti sehingga Anda bebas menggambar apa saja. Namun bagi para professional atau bagi mereka yang ingin menekuni bidang seni rupa terapan 3 dimensi, maka ada beberapa hal yang harus dipelajari yang terangkum dalam prinsip-prinsip menggambar bentuk. 

Menggambar bentuk tidaklah sama dengan menggambar ekspresi atau menggambar illustrasi karena menggambar bentuk harus melibatkan obyek yang dilihat secara langsung, dan tidak boleh hasil dari imajinasi. Dalam menggambar bentuk diperlukan ketelitian dalam pengamatan sehingga gambarnya akan sesuai seperti aslinya. 

Prinsip-Prinsip Menggambar Bentuk 

Prinsip prinsip menggambar bentuk ini nantinya akan membantu Anda dalam menggambar sebuah gambar yang mirip atau persis dengan aslinya. Prinsip-prinsip ini terbagi ke dalam 4 kelompok, yaitu prinsip perspektif, gambar proporsi, komposisi, gelap terang (half tone), dan bayang-bayang. Untuk penjelasan lebih lanjut, simak uraiannya di bawah ini. 

1. Perspektif 

Prinsip perpektif atau sudut pandang merupakan prinsip yang harus diikuti dalam menggambar bentuk. Prinsip gambar perspektif ini memiliki aturan yaitu gambar yang digambar haruslah memiliki kemiripan sesuai dengan benda aslinya. 

Prinsip ini digunakan sebagai metode untuk menggambar objek-objek berupa benda, ruang (interior), dan lingkungan (eksterior) yang ukurannya lebih besar dari manusia, seperti gedung-gedung, pohon tinggi, dan lain-lain. 

2. Proporsi 

Gambar proporsi ini merupakan metode perbandingan antara bagian perbagian maupun bagian dengan keseluruhannya. Proporsi ini mengedepankan kesesuaian bentuk dan ukuran sehingga bagian suatu benda dengan bagian benda lainnya menjadi seimbang. Dengan menerapkan prinsip ini, objek gambar harus terlihat alami, contohnya perbandingan kepala, badan, kaki, dan tangan. 

3. Komposisi 

Komposisi dalam prinsip menggambar bentuk berfungsi untuk mengatur susunan atau letak objek gambar. Dengan adanya komposisi ini, akan membuat gambar menjadi lebih indah dan lebih terlihat seperti aslinya. Letak objek gambar yang satu dengan lainnya sebaiknya tidak terlalu berjauhan. 

4. Gelap-Terang (half-tone) 

Gelap terang atau half-tone ini mempunyai prinsip apabila suatu objek terkena cahaya maka objek tersebut akan terlihat oleh mata kita. Bagian benda akan terlihat terang jika terkena cahaya, namun sebaliknya jika bagian objek benda tersebut tidak terkena cahaya, maka objek tersebut akan terlihat gelap. 

5. Bayang-Bayang 

Bayang-bayang akan sangat berperan penting saat Anda ingin menciptakan gambar 3 dimensi (3D). Bayang-bayang itu sendiri dihasilkan oleh benda - benda yang terkena cahaya sehingga menghasilkan bayang - bayang yang merupakan bayangan objek benda itu sendiri. Bayang - bayang terbagi menjadi 3 bagian, yaitu: 

  • Bayang - bayang awak yaitu bayangan yang dihasilkan dari benda itu sendiri. 
  • Bayang - bayang langkah yaitu bayangan yang jatuh pada permukaan tempat benda berada. 
  • Bayang - bayang terbalik yaitu bayang-bayang yang terlihat jika benda tersebut berada di permukaan yang dapat memantul, seperti kaca, air, dan cermin sehingga bentuk benda terlihat seperti terbalik. 

Demikianlah beberapa prinsip menggambar bentuk yang harus Anda perhatikan. Jika Anda membutuhkan gambar perspektif, Anda bisa memesannya di Fastwork.id. 



Gambar Perspektif : Prinsip-Prinsip Menggambar Bentuk yang Harus Anda Perhatikan